Tampilkan postingan dengan label Teknik belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik belajar. Tampilkan semua postingan

Persiapan Jitu Menghadapi Ujian

Ujian memang masih lama, ya kan!
Belajarnya besok saja jika ujian sudah dekat!

Jika kita masih memiliki pemikiran seperti di atas, maka bisa jadi kita adalah 99% orang yang meremehkan arti sebuah proses pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses. Pembelajaran tidak bisa hanya disiapkan dalam rentang 1 hari hingga 1 minggu. Melainkan sebuah proses yang bertahap setiap saat dan setiap waktu. Apapun yang kita lakukan detik ini, hari ini, akan berpengaruh terhadap apa yang terjadi di masa depan. Maka persiapan terbaik menghadapi ujian adalah rajin belajar setiap hari.


Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan sebagai berikut.

1. Tuliskan target nilai ujian.
2. Tetapkan langkah-langkah untuk mencapai target.
3. Tetapkan batas waktu untuk setiap langkah dalam pencapaian target.
4. Lakukan setiap langkah dgn sabar dan rajin.
5. Sesuaikan tindakan Anda, bukan target nilai Anda.


Penjelasan lebih rinci mengenai 5 langkah di atas dapat dipelajari di https://ciptacendekia.com/5-langkah-super-menghadapi-ujian/


Menentukan Kalimat Utama pada Setiap Paragraf

Menentukan kalimat utama pada setiap paragraf
Setiap paragraf (kecuali paragraf deskriptif) biasanya terdiri dari kalimat utama dan kalimat penjelas.

Kalimat utama adalah kalimat yang bersifat umum dan mengandung gagasan utama. Sedangkan kalimat penjelas adalah kalimat khusus yang mendukung kalimat utama tersebut.

Ciri-ciri Kalimat Utama

Kalimat utama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Mengandung topik permasalahan yang dapat dijabarkan lebih lanjut.
2. Biasanya berupa sebuah kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri.
3. Memiliki arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lainnya.
4. Dibentuk tanpa kata sambung atau transisi.
5. Pada paragraf induktif, kalimat utama ditandai dengan kata-kata kunci berikut ini :
-Sebagai kesimpulan,
-Yang penting,
-Oleh karena itu,
-Jadi,
-Oleh sebab itu,
-Dengan demikian

Kalimat utama bisa terletak di awal, akhir, atau di awal dan akhir setiap paragraf.

Cara Menentukan Kalimat Utama pada Setiap Paragraf

Pada keterangan di atas kamu telah memahami bahwa kalimat utama bisa terletak di awal, akhir, atau di awal dan diakhir paragraf.

Sekarang, mari gunakan langkah-langkah berikut untuk dapat menentukan kalimat utama tiap paragraf.



1. Tutup kalimat pertama paragraf, dilanjutkan membaca kalimat kedua hingga akhir.


Jika makna paragraf menjadi rancu atau aneh, maka kalimat utamanya adalah kalimat yang kita tutup tadi.

Contoh: Berikut ini kita akan menentukan kalimat utama dari paragraf berikut.

     Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang disukai di Jepang, sehingga di sana ada bermacam-macam olahraga. Seni bela diri tradisional pun, seperti, judo dan kendo sama populernya dengan jenis olahraga yang berasal dari luar negeri, seperti, bisbol dan sepak bola. Selain itu, olahraga di laut, yaitu selancar, juga disukai di Jepang.

Kita tutup kalimat pertama paragraf di atas, kemudian langsung kita baca kalimat kedua hingga terakhir sehingga menjadi:

     Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang disukai di Jepang, sehingga di sana ada bermacam-macam olahraga. Seni bela diri tradisional pun, seperti, judo dan kendo sama populernya dengan jenis olahraga yang berasal dari luar negeri, seperti, bisbol dan sepak bola. Selain itu, olahraga di laut, yaitu selancar, juga disukai di Jepang.

Apakah masih nyaman dibaca?

Paragraf di atas menjadi rancu setelah kita menutup kalimat pertama. Sehingga kalimat utama pada paragraf di atas adalah "Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang disukai di Jepang, sehingga di sana ada bermacam-macam olahraga."

2.  Membaca kalimat terakhir paragraf, jika kalimat terakhir tersebut berupa pokok persoalan yang bersifat umum dibandingkan kalimat sebelumnya, maka kalimat terakhir tersebut adalah kalimat utamanya.

Contoh:
      Ia berangkat pukul lima pagi. Sebuah karung plastik disandangnya sambil berjalan menuju tempat pembuangan sampah. Sampai di tempat yang dituju, ia lantas mengais-ngais tumpukan sampah. Diambilnya barang-barang bekas yang laku dijual dan dimasukkan ke dalam karung. Demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, pekerjaan itu dijalaninya dengan ikhlas dari pagi hingga petang.

3. Membaca kalimat pertama dan kalimat terakhir, jika kalimat terakhir merupakan kalimat penegasan dari kalimat pertama maka kalimat pertama dan kalimat terakhir tersebut merupakan kalimat utama.

Contoh:
     Seorang anak akan sulit menerima pelajaran jika perutnya kosong. Perut harus kenyang agar dia dapat menerima pelajaran. Dia harus makan makanan bergizi sebelum berangkat ke sekolah. Hal ini harus dilakukan seorang anak setiap hari. Oleh karena itu, orang tua harus memerhatikan anaknya agar membiasakan diri makan pagi sebelum berangkat ke sekolah.

Untuk melatih kemampuan menentukan kalimat utama di setiap paragraf, dapat dilakukan dengan mengambil koran atau majalah kemudian bacalah artikel yang ada didalamnya. Berusahalah mencari kalimat utama pada setiap paragraf menggunakan teknik di atas.

Selanjutnya, untuk melatih kemampuanmu dalam menentukan kalimat utama tiap paragraf, silakan berlatih di sini


Terima kasih, semoga informasi ini bermanfaat.


Menghafal Lapisan Matahari


Masih ingat kan di pelajaran IPA kelas 5 kita telah mempelajari lapisan-lapisan matahari. Nah, masih ingatkah?
Apalagi sebagai guru kelas 5, tentu Anda masih ingat dengan gamblang susunan matahari tersebut. Eits, sebaiknya sebagai guru SD kita juga harus menguasai lapisan-lapisan matahari itu lho. Apalagi sebagai guru kelas 6, yang mana materi tersebut kadang keluar pada Ujian Nasional. Hayo, gimana jika gurunya saja belum hafal. Apalagi muridnya... (hehehe bercanda lho Pak, Bu...)

Nah, untuk itulah saya ingin sekedar sharing tentang bagaimana menghafal lapisan-lapisan matahari dengan mudah. Intinya kita gunakan prinsip sebagai berikut "otak itu sukanya hal yang aneh, lucu, unik, dan berkesan". Sehingga jika kita ubah materi dengan prinsip tersebut, insya Allah deh otak akan suka. Dan jika otak sudah suka, tentu saja ingatan kita akan semakin baik.

OK, langsung saja lapisan matahari dari dalam ke luar terdiri dari:
1. Inti
2. Zona Radiasi
3. Zona Konveksi
4. Fotosfer
5. Kromosfer
6. Korona

Agar lebih mudah menghafal saya gunakan metode bercerita kenang-kenangan dari guru Fisika saya sewaktu SMP. Metode bercerita tersebut adalah sebagai berikut:

Mbah Inti Njaluk Foto Karo Mbah Kromo Numpak Korona. (bahasa Jawa)

kalo di Indonesiakan kira-kira menjadi

Mbah Inti Minta diFoto dengan Mbah Kromo Naik Korona

Lho, kok zona radiasi dan zona konveksinya belum ada?
Hehehe.... sengaja saya buat seperti itu agar para pembaca membuat cerita sendiri agar lebih memberikan kontribusi yang inovatif bagi pendidikan.

Ok, sekian dulu ya... saya tunggu komentar atau tanggapannya dari para pengunjung sekalian. Syukur kalo komentnya adalah metode menghafal lapisan matahari dengan metode yang lain. Agar khasanah pengetahuan saya lebih banyak lagi. Trima kasih...

Cepat Menghafal dengan sistem Mnemonic


Mungkin beberapa dari anda bertanya-tanya.. ada sebagian orang bisa menghapal banyak angka dengan sangat mudah? jawabannya adalah mereka menggunakan sistem mnemonic yaitu sistem menghapal. tetapi setelah kita mengetahui apa itu mnemonic, kita tetap harus melatihnya... ini adalah beberapa catatan tentang mnemonic
Mnemonic berasal dari bahasa Yunani, "Mnemosyne", yang berarti Dewi Memori. Yang dimaksud Mnemonic adalah menghafalkan sesuatu dengan "bantuan". Bantuan tersebut bisa berupa singkatan, pengandaian dengan benda, atau "linking" (mengingat sesuatu berdasarkan hubungan dengan suatu hal lain), dan masih banyak metode lain. Contoh Mnemonic yang paling populer adalah "MEJIKUHIBINIU" (Merah-Jingga-Kuning-Hijau-Biru-Nila-Ungu) yang digunakan untuk menghafalkan warna pelangi.
Mnemonic adalah teknik untuk mengingat informasi yang sangat sulit untuk diingat kembali. Terdapat tiga prinsip dasar ketika menggunakan mnemonic, yakni imajinasi, asosiasi, dan lokasi. Dengan memadukan ketiganya, Anda dapat menggunakan ketiga prinsip ini untuk membangun sistem mnemonic memori yang powerful.
Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa mnemonic adalah teknik untuk memudahkan mengingat sesuatu yang dilakukan dengan membuat rumusan atau ungkapan, atau menghubungkan kata, ide, dan khayalan. Dengan kata lain mnemonic berarti teknik untuk mendayagunakan daya ingat dengan cara-cara tertentu.
Adapun manfaat penggunaan mnemonic, karena memudahkan mengingat, tentunya juga akan memudahkan belajar. Hambatan belajar akan hilang. Ini akan membangkitkan motivasi siswa untuk lebih giat belajar, sehingga akhirnya dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Ternyata ada teknik untuk menghapal dengan mudah, namanya Mnemonic Techniques. Mnemonic yang diambil dari bahas Yunani yaitu mnemonikos yang artinya “mengingat”. Ada banyak teknik mnemonic yang dapat dilakukan supaya daya ingat bisa lebih kuat dan hapalan bisa bertahan lebih lama di kepala. Contohnya:
  • Acronyms. Teknik ini yang paling mudah dan paling sering digunakan. Carannya dengan menyingkat hal-hal yang harus kita ingat. Misalnya untuk warna pelangi, seringnya disingkat mejikuhibiniu (merah, jingga, kuning, hijau, nila, dan ungu).
  • Acrostics. Hampir-hampir sama dengan acronyms, kita berusaha mengingat sesuatu dengan membuat kalimat baru. Misalnya menghafal nama-nama planet yang berurutan dari matahari, Merkurius, Venus, Bumi, bisa disingkat menjasi Merah Vespa Baru.
  • Rhymes and Songs. Banyak orang yang jauh lebih jago menghafal lirik lagu dibandingkan pelajaran, maka dalam menghafal  sesuatu, metode ini cocok untuk digunakan. Misalnya dalam mengingat nama-nama hari atau alfabet waktu kecil, kita diajarkan menghafalnya dengan lagu. Nah, itu adalah conton dari metode mnemonic rhymes and songs.
  • Metode Loci. Metode ini bisa dipakai jika kita harus mengingat banyak hal dalam satu waktu. Misalnya untuk menghafal unsur-unsur kimia, kita menggunakan barang-barang yang ada di kamar kita, contohnya laci sebagai Oksigen, pintu sebagai Hidrogen, dan sebagainya.
  • Chunking. Ini teknik yang digunakan jika ingin menghafal angka. Teorinya adalah, daripada menghafal delapan digit angka secara bersamaan, lebih baik membagi angka-angka itu ke beberapa bagian. Misalnya untuk angka 47857988, bisa dibagi ke 478-579-88.
  • Link System. Teknik ini digunakan dalam menghafal daftar. Kita bisa mencoba menggunakan mnemonic link system. Misalnya kita perlu menghafal daftar yang di dalamnya terdiri dari: anjing, amplop, angka 13, benang, dan jendela. Kita bisa membuat sebuah cerita, seekor anjing mengirim amplop ke rumah nomor 13 yang isinya benang lewat jendela. Lebih mudah, kan?
Untuk pembelajaran, cara penggunaan mnemonic sebagai berikut: (1) siapkan fakta atau kata kunci dari materi pelajaran yang harus diingat, (2) kaitkan kata-kata tersebut antara satu dengan yang lain, (3) buat visualisasi (khayalan) di dalam pikiran, (4) panggil ulang kata-kata tersebut.
Imajinasi/ visualisasi, adalah sesuatu yang Anda gunakan untuk membuat dan memperkuat asosiasi yang dibutuhkan, untuk membuat mnemonic menjadi efektif. Imajinasi Anda adalah tool Anda untuk membuat mnemonic yang bermanfaat untuk Anda. Semakin kuat apa yang Anda imajinasikan dan visualisasi sebuah situasinya, maka semakin efektif pula akan melekat di dalam pikiran Anda jika suatu saat Anda perlu mengingatnya kembali. Gambaran imajinasi pikiran Anda dapat berupa kehebatan Anda, semangat Anda, atau sensualitas seperti yang Anda inginkan, selama hal tersebut dapat memudahkan ingatan Anda.
Asosiasi, adalah sebuah metode yang digunakan untuk menghubungkan sesuatu yang perlu diingat dengan jalan untuk mengingatnya. Anda dapat melakukannya dengan cara :
  • Menempatkan sesuatu di tingkat teratas di setiap hal yang perlu diingat
  • Memadukan atau menghubungkan hal tersebut
  • Menyatukan gambaran imajinasi
  • Melingkupi gambaran imajinasi tersebut di sekeliling benda atau hal yang perlu diingat
  • Memutar imajinasi yang mengelilinginya atau memadukan imajinasi dengan hal atau benda tersebut
  • Menghubungkan semua benda atau hal yang perlu diingat dengan warna, bau, bentuk atau rasa yang sama
  • Sebagai contoh, Anda dapat menghubungkan angka 1 dengan visualisasi bentuk 1 seperti tombak yang digunakan untuk menombak.
Lokasi, akan memberikan dua hal kepada Anda, yakni Anda dapat menempatkan informasi dalam context secara langsung, dan sebuah jalan memisahkan mnemonic satu dengan yang lainnya. Dengan men-setting mnemonic satu dalam contoh, Wimbledon, dan memisahkan mnemonic lainnya dalam Indonesia, maka Anda dapat memisahkan mnemonic pikiran Anda tanpa adanya kebingungan. Anda dapat membangun selera dan atmosfir dari lokasi informasi tersebut ke dalam mnemonic Anda, untuk memperkuat rasa dari lokasi informasi ingatan yang Anda pilih.
Misalnya siswa harus mengingat 10 kata kunci berikut: Rusia, Amerika, Gajah, Pelawak, Api, Taj Mahal, Mesir, Hitam, Matahari, Laut (diadopsi dari Kapadia, 2003:56-57 dengan penyesuaian). Kata-kata itu kemudian dikaitkan dengan teknik mnemonic.
Contoh kaitan mnemonic: Rusia berperang melawan Amerika dan mengubah Amerika menjadi seekorgajah. Gajah itu dinaiki seorang pelawak yang pergi ke Indonesia untuk menonton API (Akademi Pelawak TPI). Pelawak itu kemudian mengajak peserta API ke India untuk menyaksikan Taj Mahal. Dari India, mereka melanjutkan perjalanan ke Mesir untuk menyaksikan piramida. Di Mesir, mereka bertemu orang-orang yang berkulit hitam. Mereka heran dan bertanya mengapa orang-orang itu berkulit hitam, yang dijawab bahwa mereka terbakar matahari. Mendengan jawaban itu mereka kaget dan jatuh ke laut.
Dari contoh kaitan mnemonic di atas terlihat bahwa pikiran (ide) satu saling berkait dengan pikiran yang kedua dan seterusnya. Satu pikiran diikat oleh pikiran berikutnya seperti rantai. Jika kita mengingat satu pikiran, maka pikiran lainnya akan mengikutinya secara otomatis. Kaitan yang tersusun menyerupai sebuah cerita itu semakin memudahkan siswa mengingat keseluruhan kata, karena kata-kata yang semula seperti tidak saling berhubungan kini semuanya tampak logis dan saling terkait.
Visualisasi dalam mnemonic dilakukan, misalnya dengan membuat gambaran mental tentang seekor gajah yang dinaiki lima orang pelawak. Di atas kepala mereka tampak matahari bersinar terang dan membakar tubuh orang-orang berkulit hitam. Atau visualisasi yang lebih aneh agar hasilnya maksimal. Revisi dilakukan dengan memanggil ulang kata-kata kunci di atas.

Menguadratkan Suatu Bilangan dengan Mudah dan Cepat

 Operasi hitung perkalian sudah diajarkan sejak di sekolah dasar (SD) kelas II semester 2, namun kadang siswa masih mengalami kesulitan apabila melakukan operasi hitung perkalian secara cepat. Terutama, ketika mereka harus menguadratkan suatu bilangan secara mudah dan cepat. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis akan mengulas tentang bagaimana cara/teknik menghitung kuadrat suatu bilangan. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan teknik sebagai berikut.


  1. Kuadrat jumlah suatu bilangan
Dowload Lengkap File: Teknik Menguadratkan Suatu Bilangan dengan Mudah
Cara Download : Klik link di atas, tunggu 5 detik kemudian klik SKIP AD untuk melanjutkan download


Panitia Sembilan dan teknik menghafalkannya.


Coba Anda sebutkan tokoh dari Panitia Sembilan! Hayo siapa yang sudah hafal?

Nah, jika Anda sudah bisa menyebutkan dengan benar berarti kemungkinan besar siswa Anda nantinya juga bisa dengan mudah menghafalkan. Namun bagaimanakah jika seorang guru masih sulit untuk menghafalkan? Tentu saja saya yakin siswanya juga sulit menghafalkan. Mungkin Anda juga setuju dengan pendapat saya.

Nah, disini saya ingin berbagi teknik menghafal tokoh Panitia Sembilan dengan meringkasnya menjadi satu kalimat. Dengan kalimat tersebut tentu saja akan memudahkan kita dan juga siswa untuk menghafalkan panitia sembilan dibandingkan menghafalkan secara membaca satu persatu.

Panitia Sembilan terdiri dari : Ir. Soekarno, Muh. Hatta, A.A Maramis, Kahar Muzakkir, Ahmad Soebardjo, Wachid Hasyim, Agus Salim,  Abikusno Tjokrosoejoso, Muh. Yamin. Bisa dengan mudah kita hafalkan dengan menyingkatnya menjadi kalimat SOEMUH MAKAR BAWA SABITNYA.

Berikut penjelasannya:
Soe  = Soekarno
Muh = Muh. Hatta

Ma  = A.A Maramis
Kar = Kahar Muzakkir 

Ba   = Ahmad Soebardjo 
Wa  = Wachid Hasyim

Sa   = Agus Salim
Bit  = Abikusno 
nYa= Muh. Yamin

Nah, cobalah Anda menghafalkannya dengan metode di atas. Saya yakin setelah Anda mencoba 2-3 kali pasti bisa menghafalkan dengan mudah. Dan tentu saja setelah berhasil menghafalkan, siswa Anda layak untuk Anda ajarkan dengan teknik di atas. Mudah-mudahan tulisan kecil ini banyak membawa manfaat bagi kita semua.

















© all rights reserved
dibuat dengan penuh oleh Wiji Hatmoko